http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17168/
FEK HEPATOPROTEKTOR DAN IMUNOMODULATOR
BATANG BROTOWALI (Tinospora cordifolia Miers) PADA
INDUKSI DENGAN VAKSIN HEPATITIS B
Rini Prastiwi, Rini
Tujuan dari penelititan ini adalah untuk mengevaluasi kemampuan brotowali
terhadap pengaturan fungsi hepatoprotektif dan imunomodulator dengan penginduksi
vaksin hepatitis B pada mencit balb c.
Pengujian aktifitas imunomodulator dengan menggunkan daya fagositosis sel
makrofag, sedangkan pengujian hepatoprotektor dengan pemeriksaaan serum ALT
(Alanin Aminotransaminase) dan perubahan histopatologi sel hati. Hewan uji dibagi
menjadi 6 kelompok perlakuan. Masing-masing terdiri dari 5 mencit. Kelompok T1
diberikan fraksi kloroform metanol dosis 0,3416 mg/20 gram BB mencit, T2 0,4844
mg/20 gram BB mencit, T3 0,0942 mg/20 gram BB mencit, T4 0,8671 mg/20 gram BB
mencit), kelompok kontrol positif dan kelompok kontrol negatif. Induksi menggunakan
vaksin hepatitis B (0,52 mcg / 20 g BB mencit) pada hari ke 7 dan 14. Percobaan
dilakukan selama 28 hari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengobatan dengan fraksi kloroform :
metanol Tinospora cordifolia Miers memberikan pertolongan pada perbaikan fungsi hati
dan fungsi imun pada penginduksian dengan vaksin hepatitis B. Fraksi yang aktif
sebagai imunostimulan dan hepatoprotektor adalah fraksi T1 dengan dosis 0,3416 mg/20
gram BB mencit.
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17168/1/RINI%20PRASTIWI%20TESIS.pdf
Unduh!